Langsung ke konten utama

Kementerian Desa bersama Mahasiswa KKN UTM Mengadakan Sosialisasi Penundaan Usia Pernikahan dan Bahaya Narkoba



Rabu (26/12), Kementerian Desa bersama Mahasiswa KKN Tematik 2018 UTM mengadakan sosialisasi penundaan usia pernikahan (PUP) dan Bahaya Narkoba dari pukul 09.00 – 12.00 WIB, di Kediaman Kepala Desa Sobih. Kepala Desa Sobih, Mohammad Nuri mengatakan, sosialisasi ini ditujukan untuk memberikan pengetahuan kepada para remaja di Desa Sobih.
“Sosialisasi ini digelar karena masih banyak remaja yang belum paham betul mengenai dampak dari pernikahan dini,” kata Nuri. “pengetahuan tentang bahaya narkoba dan dampaknya pun masih belum dipahami ”.
Dijelaskan, peserta sosialisasis akan diberikan wawasan mengenai usia siap nikah, kesehatan organ vital, dan bahaya narkoba beserta dampaknya. Pemateri sosialisasi ini dibawakan langsung oleh ketua puskesmas kecamatan Burneh dan ketua polisi sektor Burneh.
“Sosialisasi ini diharapkan dapat mengubah mindset remaja desa Sobih mengenai usia ideal pernikahan dan penggunaan narkoba, karena harapan dari bangsa adalah para remaja. Jika bukan kami (red. remaja) yang memulai perubahan, siapa lagi” jelas Mukti, salah satu mahasiswa KKN tematik 2018 UTM.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bahagiaku Meraih Kesuksesan

(TK Raudlotul Muta’alimin) Pembentukan karakter adalah adalah salah satu pendidikan yang harus diberikan kepada anak sejak usia dini. Usia tersebut merupakan masa-masa emas dan begitu rentan yaitu usia 0-4 tahun. Sehingga setiap anak berhak mendapatkan pendidikan. Saat ini para orang tua sudah terlihat peduli dengan pendidikan anaknya, mereka menyekolahkan anaknya mulai dari taman kanak-kanak dan meneruskannya ke sekolah dasar meski terkendala dengan jarak. Pada masa usia emas dan rentan perlu kontribusi orang tua dalam membimbing anaknya karena dalam lingkungan keluargalah yang mereka kenal lebih dulu sehingga pembentukan karakter mereka dapatkan. Setelah itu mereka siap menerima pelajaran di sekolah dengan jenjang yang semakin tinggi.

Sejarah Desa Sobih

Desa Sobih adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Burneh, Bangkalan. Tidak banyak orang yang mengetahui asal usul nama “Desa Sobih”. Secara singkatnya desa Sobih berasal dari kata ubi atau telo, yang ceritanya dahulu ada orang yang menemukan ubi yang berukuran sangat besar. Jika diibaratkan ubi yang ditemukan berukuran sebesar kerbau. Dengan ditemukannya ubi tersebut orang-orang menyebutnya dengan desa Sobih. Legenda tersebut berkesinambungan dengan lahan para petani hingga saat ini, jika saat musim kemarau para petani akan mulai menanami lahan mereka dengan ubi. Hampir seluruh petani memanfaatkan lahan mereka dengan bercocok tanam ubi.

Letak Geografis Desa Sobih

Sobih adalah sebuah desa yang terletak di kecamatan Burneh kabupaten Bangkalan, Jawa Timur Indonesia dengan luas 188,659 Ha atau 4,1 km2 , 12m diatas permukaan laut.  Jarak tempuh untuk menuju ke Kecamatan Burneh sekitar 5 km atau 25 menit perjalanan dari desa Sobih. Sedangkan jarak tempuh dari pusat desa ke kota kabupaten kurang lebih 12 km atau sekitar 55 menit perjalanan. Jarak ke ibu kota provinsi sekitar 50 km atau 2 jam perjalanan.